Ricis Umumkan Kehamilan, Tingkah Aktif Jadi Sorotan Keluarga dan Warganet

Hamil tidak menjadi penghalang Ria Ricis untuk tetap aktif dan ceria. Wah!

20 Mei 2022

Ria Ricis baru saja membagikan kabar kehamilan pertamanya pada 22 Maret lalu. Berita gembira ini diumumkan melalui foto Ricis dan Teuku Ryan yang memegang alat tes kehamilan dengan latar belakang balon udara di Capadocia, Turki. Diketahui, usia kandungan Ricis kini telah memasukki minggu ke-20. Ricis sendiri baru saja pulang dari perjalanan ke Paris dan Turki selama beberapa minggu.

Meski hamil, Ricis masih sering membagikan foto-fotonya yang superlincah dan aktif saat melakukan perjalanan ke luar negeri. Mulai dari melakukan split hingga bermain banana boat, masih ia lakukan dalam kondisi hamil muda.

Tingkahya pun mengundang banyak kekhawatiran dari keluarga dan warganet. Melalui kanal Youtube Oki Setiana Dewi, kakak pertama Ricis, diketahui bahwa keluarga kerap dibuat khawatir melihat aktivitas dan perilaku Ricis yang begitu lincah. Padahal, Ricis mengalami mual dan muntah yang cukup parah sejak awal kehamilan. Itu sebabnya, keluarga dan warganet pun semakin protektif mengingatkan Youtuber ini untuk lebih hati-hati menjaga kehamilannya.

Nah, sebetulnya aktivitas apa saja, ya hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat hamil? Jika masih bingung, simak pembahasannya berikut ini!

1. Do Ibu hamil tetap boleh berolahraga ringan selama kurang lebih 30 menit setiap hari

prenatal yoga
Prenatal yoga | Foto oleh Pavel Danilyuk dari Pexels

Selama hamil, Moms justru disarankan untuk berolahraga selama 30 menit. Pilih jenis olahraga yang aman seeprti berjalan, prenatal yoga, atau berenang. Bumil juga disarankan untuk melakukan senam kegel setiap hari untuk memperkuat otot panggul. Cara mudah untuk mengetahui aktivitas Moms masih dalam batas aman adalah Moms masih dapat mengobrol sambil melakukan aktivitas tersebut. Jika napas Moms sudah tersengal, sebaiknya kurangi intensitas olahraga karena Moms sudah menunjukkan tanda kelelahan.

2. Don’t Hindari aktivitas yang dapat membuat guncangan pada perut atau yang dapat membuat perut terkena hantaman

olahraga
Jangan lakukan olahraga yang beriFoto oleh Jessica Monte dari Pexelssiko bagi janin |

Jangan lakukan olahraga atau aktivitas yang membuat perut terguncang atau berpotensi membuat Moms terjatuh misalnya berkuda dan bersepatu roda. Selain itu, olahraga yang membuat perut Moms berisiko terkena hantaman bola juga sebaiknya dihindari seperti basket, sepak bola, atau voli.

3. Do Meski banyak aktivitas, bumil harus ingat untuk sering beristirahat dan minum air putih

ibu hamil
Penuhi kebutuhan cairan saat hamil | Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Meski memiliki banyak aktivitas dan kesibukan, sebaiknya Moms tidak berdiri sepanjang hari. Sempatkan untuk duduk sesering mungkin. Penuhi juga kebutuhan cairan dengan meminum air sebelum, saat, dan sesudah beraktivitas atau berolahraga.

4. Don’t Saat hamil, hindari aktivitas luar ruang di bawah terik matahari, sauna, dan berendam air panas

prenatal yoga
Lakukan aktivitas di dalam ruangan untuk menghindari hipertermia | Foto oleh Gustavo Fring dari Pexels

Kepanasan dan dehidrasi sangat berbahaya untuk janin. Suhu tubuh yang terlalu tinggi disebut dengan hipertermia dan rentan dialami bumil yang beraktivitas di bawah terik matahari, melakukan sauna, atau berendam di air panas lebih dari 5 menit. Jika Moms mengalami hipertermia, risiko melahirkan bayi dalam kondisi cacat menjadi lebih tingig. Jadi, jika Moms ingin beraktivitas atau berolahraga, lakukanlah di lingkungan yang sejuk misalnya pagi atau sore hari.

5. Do Pahami posisi yang aman untuk dilakukan ibu hamil saat berolahraga dan beraktivitas.

sit up
Pahami posisi olahraga yang aman untuk bumil | Foto oleh Jonathan Borba dari Pexels

Saat beraktivitas atau berolahraga, Moms perlu memahami beberapa posisi yang aman untuk dilakukan. Misalnya, dari posisi berbaring, hindari langsung berdiri tanpa memiringkan badan terlebih dahulu. Lalu, setelah masuk trimester kedua Moms sebaiknya tidak melakukan olahraga yang membutuhkan posisi berbaring seperti sit up. Posisi berbaring dapat membuat tekanan darah menurun hingga membuat asupan darah ke janin terhambat.

6. Don’t Jangan angkat beban terlalu berat saat sedang hamil!

angkat beban
Jangan angkat beban berat saat hamil | Foto oleh Anete Lusina dari Pexels

Tidak hanya saat berolahraga, dalam aktivtitas sehari-hari pun bumil sebaiknya tidak mengangkat beban terlalu berat. Saat hamil, jaringan penunjang dasar panggul dan sendri menjadi lebih lemah. Hal ini meningkatkan kemungkinan persalinan prematur, hernia, hingga keguguran.

Seperti yang dilakukan Ria Ricis, hamil tidak perlu menjadi penghalang untuk tetap bekerja bahkan berolahraga. Selama Moms mengikuti panduan aman, aktivitas saat hamil justru bisa membuat Moms melupakan rasa tidak nyaman pada tubuh yang kerap terjadi selama kehamilan. Untuk lebih amannya, berkonsultasilah pada dokter kandungan Moms untuk mengetahui kondisi kehamilan Moms dan panduan aman berolahraga. Semoga, Ricis tetap sehat dan ceria menjalani kehamilannya hingga waktu persalinan tiba.